Langsung ke konten utama

Kerugian Membeli Rumah Dengan KPR Dan Trik Untuk Mengatasinya




KPR merupakan salah satu solusi yangbis akamu pilih untuk membeli rumah dengan ringn. Bagi kamu yang memiliki dana terbatas KPR merupakan solusi yang sangat baik untuk kamu pilih agar bisa cepat mendapatkan hunian pribadi. Namun meskipun banyak kemudahan yang akan kamu terima, ternyata ada kerugian dari membeli rumah murah di Jakarta melalui KPR.

Sama seperti jenis layanan kredit lainnya yang ada di Bank, KPR juga memiliki ketentuan dan syarat yang perlu kamu taati. Yang menjadi masalahnya ialah tidak sedikit masyarakat yang hanya tergoda dengan manfaat KPR saja. Alhasil surat perjanjian yang debirikan oleh pihak bank hany ada beberapa detik saja di tanganmu. Yang dibaca hanya teks paling atas dan paling bawah, langsung tanda tangan. Padahal, sebenarnya poin – poinyang ada dalam perjanjian tersebutlah yang harus betul – betul kamu pahami biar tidak mengalami kerugin saat menjalankan KPR

Mungkin sebagian besar dari kalian tidak percaya bila KPR memiliki hal yang akanmerugikan kita. Meski begitu tetap masih ada solusi untuk mengatasinya karena kerugian tersebut tidak datang dengan sendirinya, melainkn dari kita yang tidak teliti. Berikut beberapa diantaranya.

Asal Membayar Uang Muka
Perlu kamu ingat bila membayar booking free dan tanda PPJB atau Perjanjian Pengikatan Jual Beli dengan penjual atau developer dan pengembang rumah, kamu tidak perlu khawatir rumah akan diserobot atau direbut oleh pembeli rumah lain.

Sebelum melakukan pembayaran uang muka, baca akad kredit yang diberikan bank dengan seksama. Lihat dengan benar atau tidak angka suku bunga yang ditetapkan sama dengan yang ditawarkan sebelumnya. Berapa pinalti bila kamu melakukan pelunasan sejak dini. Berapa biaya keterlambatan angsuran yang akan kamu terima. Tidak perlu tergesa- gesa, santai saja asal tidak melewati jatuh tempo pembayaran DP. Kkuranya kecermatan membaca akad kredit akan mendatangkan kerugian ketika KPR sudah berjalan. Misalnya seperti angka bunga yang lebih tinggi. Hal ini tentu akan cukup membuat rencana KPR yang sudah kamu buat menjadi berantakan.

Salah Pilih Asuransi
Pihak bank akan mewajibkan perlindungan asuransi untuk setiap nasabah yang mengakses layanan kredit termasuk KPR. Asuransi ini meliputi asuransi jiwa dan kebakarn. Dengan begitu rumah akan terlindungi dari resiko kebakaran. Dan cicilan rumah akan tetap aman ketika suatu saat nasabah meninggal namun KPR belum lunas.

Masalahnya, tidak sedikit masyarakat atau nasabah yang meng “iya” kan segalaasuransi yang ditawarkan oleh pihak bank. Dulu memang pihak bank sendiri yang memilihkn asuransi, namun kini beberapa bank sudah memberikan izin untuk nasabah memilih asuransi sendiri. Pilih asuransu dengan perlindungan yng sesuai dengan kebutuhan. Bila mersa tidak ada resiko kebakaran atau tidak membutuhkan perlindungan dari bencana kebakaran, coba lakukan negosiasi agar kamu tidak perlu membayar premi tersebut. Kalau soal asurnsi jiwa, pilih yang paling lengkap memproteksi kamu dari kecelakaan hingga penyakit kritis. Pastikan uang pertanggungan dapat menutupi plafon kredit, setidaknya dua kali lipat dari plafon. Bila kita meninggal ketika KPR masih belum terselesaikan, sisa utang bisa lunas dan selesai dengan pertanggungan tersebut. Selain itu masih ada sisa plafon yang bsa dimanfaatlan oleh keluarg. Preminya memang mungkin lebih besar, namun saat ini ada program no blaim bonus asuransi tertentu. Jadi, bila tidak ada klaim uang premi yang disetorkan bisa dikembalikan hingga 100 % ketika periode asuransi sudah berakhir.

Lalai Memeriksa Dokumen
Untuk mengajukan KPR membeli rumah murah di Jakarta tidak sedikit dokumendan berkas yang harus kita kumpulkan mulai dari indentitas hingga salinan buku rekening.  Bila kamu lalai memberikan satu dokumen saja, akan menghambat proses pencairan biaya JPR.

Dampak yang akan kamu terima ialah, proses jual – beli rumh akan jauh lebih lama. Artinya rumah yang kamu inginkan tidak bisa segera kamu tempati ketka sudah selesai dibangun. Yang paling penting ialah dokumendan berkas yang berkaiyan denganasuransi akibatkan akan lebih fatal lagi.

Suransi akan melindungi nasabah dari kerugian. Namun bila dokumen asuransi yang dikumpulkan tidak lengkap. Pastinya klain uang penanggungan akan sangat rumit dan cukup sulit untuk didapatkan. Bahkan tidak menutup kemungkinan untuk mendapat penolokan.

Biaya Notaries Tinggi
Biasanya pihak bank akan memilih notaries untukmu. Namun kamu juga bisa untuk mengusulkan notaries yang kamu pilih. Meskipun dipilihkan oleh pihak bank, tidak menutup kemungkinan bila notaries yang mengusus legalitas dokumen dan transaksi dokumen berbuat nakal. Kabur mungkin tidak, namun bila meningkatkan nilai jasa nya bisa saja. Untuk itu ada baiknya bila memilih sendiri notaries agar biaya notaries menjadi lebih transparan.

Itulah bebeapa kerugian yang akan muncul ketika menggunakan sistempembayaran KPR untuk membeli rumah murah di Jakarta. Jangan sampai terkena oleh rayuan daru developer ataupun petugas bank. fasilitas KPR memang sangat memberikan manfaat yang baik, namun waspada dan selalu cermat tetaplah harus diutamakan bila berurusan dengan jumlah uang yang tidak sedikit.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rumah Dijual Banten Dengan Kredit Murah

Jakarta ke Medan, Berapa Harga Tiket Pesawat Promonya?